Assalamu'alaikum w.r. w.b.
Ini postingan pertama ane gan, jadi kalau banyak yang bener salah maaf ya gan :v Kali ini ane akan memposting Hukum Newton Tentang Gerak (materi kelas x semester 1). Postingan ini dibuat untuk memenuhi tugas Fisika yang diberikan oleh bu Rianita; yang tentunya guru sbk fisika ane :v langsung saja kita makan bahas materinya.
A. Hukum-Hukum Newton
Apabila benda diberikan sebuah gaya, benda akan mengalami dorongan atau tarikan yang menyebabkan perubahan gerak atau berat. Hubungan antara gaya&berat benda tersebut akan dibahas dalam hukum-hukum Newton.
1. Hukum Newton I
“Setiap benda akan mempertahankan keadaan diam atau bergerak lurus beraturan, kecuali ada gaya yang bekerja untuk mengubahnya.”
Hukum ini menyatakan bahwa jika resultan gaya (jumlah vektor dari semua gaya yang bekerja pada benda) bernilai nol, maka kecepatan benda tersebut konstan.
Setiap benda pada dasarnya bersifat Lembam, artinya benda itu mempunyai sifat untuk mempertahankan keadaannya. Jika benda tersebut dalam keadaan diam, maka benda itu akan cenderung untuk tetap diam. Sedangkan jika dalam keadaan bergerak, maka benda tersebut cenderung untuk tetap bergerak. Sifat benda tersebut dinamakan kelembaman atau inersia.
Dalam kehidupan sehari-hari, sifat inersia dapat dirasakan saat berkendara. Seperti saat kita naik mobil, badan kita akan cenderung mempertahankan keadaan mula-mulanya yaitu tetap diam. Demikian juga ketika mobil direm, badan kita akan terdorong kedepan karena mempertahankan keadaannya yaitu tetap bergerak.
Secara matematis hukum Newton I adalah:
2. Hukum Newton II
“Perubahan dari gerak selalu berbanding lurus terhadap gaya yang dihasilkan / bekerja, dan memiliki arah yang sama dengan garis normal dari titik singgung gaya dan benda.”
Jadi bisa disimpulkan bahwa percepatan suatu benda yang disebabkan oleh suatu gaya sebanding dan searah dengan gaya itu dan berbanding terbalik dengan massa benda yang dinilai gaya tersebut.
Hukum ini berisi tentang hubungan antara hubungan gaya yang bekerja pada suatu benda dan percepatan yang ditimbulkan oleh gaya tersebut. Hasil ekperimen Newton menunjukan bahwa percepatan (a) sebanding dengan resultan gaya (F) yang diberikan. Namun hubungan keduanya berbeda dengan benda satu dengan benda lain, karena konsep massa benda. Massa adalah ukuran kelembaman suatu benda, Semakin besar massa benda, semakin sulit untuk mengubah keadaan geraknya.
Secara sistematis hukum Newton II adalah sebagai berikut:
Keterangan:
F = besar gaya ysng dialami benda (N)
m = massa benda (kg)
a = percepatan benda (ms-2)
contoh hukum Newton II dikehidupan sehari-hari adalah Bus yang sedang melaju dijalan raya percepatannya sebanding dengan gaya yang diberikan oleh mesin bus untuk memutar roda bus dan berbanding terbalik dengan massa bus itu.
3. Hukum Newton III
“Untuk setiap aksi selalu ada reaksi yang sama besar dan berlawanan arah: atau gaya dari dua benda pada satu sama lain selalu sama besar dan berlawanan arah.”
Jika kita memberikan gaya pada sebuah benda, benda itu akan memberikan gaya pada kita yang sama besarnya, tetapi dengan arah yang berlawanan. Hukum ini disebut juga sebagai hukum aksi-reaksi. Semakin besar gaya aksi yang kita berikan, semakin besar pula reaksi yang kita terima dari benda tersebut.
Jadi secara sistematis hukum Newton III adalah:
- Gaya aksi-reaksi bekerja pada 2 benda yang berbeda.
- Besarnya gaya aksi-reaksi sama, namun arahnya berlawanan.
- Gaya aksi-reaksi ada secara berpasangan(tidak ada reaksi jika tidak ada aksi dan sebaliknya)
- Saat berjalan, telapak kaki memberikan gaya ke belakang pada lantai, dan lantai memberikan gaya kepada kita ke depan sehingga kaki kita tidak tergelincir.
- Saat berenang, tangan dan kaki mendorong air ke belakang dan air mendorong kita kedepan sehingga badan kita maju kedepan.
- Saat menendang bola ke dinding, bola memberikan gaya ke arah dinding dan dinding memberikan gaya ke arah bola sehingga bola terpantul kembali.
Wassalamu'alaikum wr. wb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar